Apa Saja Strategi Dalam Menjalankan E – commerce Supply Chain Management?

Seiring dengan berkembangnya e – commerce supply chain management, ada beberapa hal yang mungkin perlu Anda perhatikan dan Anda jadikan strategi dalam mengoperasikan menegement seperti ini. berikut adalah beberapa strategi e – commerce supply chain management yang perlu Anda lakukan, antara lain :

  • Proses retur barang menjadi mudah

Karena proses belanja dilakukan secara online, ada saatnya barang yang nantinya diterima konsumen kerap kali tidak seperti ekspektasi mereka sehingga tak sedikit customers yang malah berniat untuk mengembalikannya. Nah, sebagai penyedia layanan yang baik, pastikan bahwa proses pengembalian yang dilakukan seperti itu tidaklah berbelit – belit dan mudah untuk dilakukan.

  • Mengimplementasikan software khusus supply chain

Selain memastikan bahwa proses retur barang yang mudah, Anda juga harus memanfaat teknologi dengan baik untuk mengatur supply chain Anda. nah, ada baiknya Anda menggunakan software khusus yang dapat membantu Anda untuk dapat mengelola inventory, memproses order, melihat – lihat status supplier, dan masih banyak lagi.  Dengan software, Anda juga dapat mengetahui status logistic Anda.

  • Siap dengan segala plan B

Nah, jika Anda menggunakan supply chain management tersebut, siapkan pula plan B. hal ini untuk menanggulangi apabila plan A yang sudah Anda rencanakan dengan matang nyatanya tidak dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang Anda harapkan.

  • Estimasi produk yang tepat

Nah, estimasi produk juga merupakan suatu hal yang sangat penting untuk Anda jadikan strategi. Jangan sampai Anda menyiapkan produk jauh dari jumlah produk yang dibutuhkan. Dengan terlalu banyaknya persediaan tanpa diiringi dengan minat konsumen, maka yang ada malah membuat Anda merugi, dan semakin jauh dari keuntungan.

  • Tetap up – to – date

Nah, Anda juga ahrus selalu up – to – date. Up to date disini dalam artian up to date terhadap informasi mengenai barang – barang yang ada di gudang Anda. jangan sampai di saat Anda haru mensupply kembali, namun nyatanya Anda malah tidak mengetahui bahwa supply yang ada habis, sehingga malah membutuhkan waktu lama untuk melakukan supply produk di gudang kembali.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *